PT Danasupra Erapacific Tbk (Defi) mulai operasional pada tahun 1995, dan bergerak dalam leasing, anjak piutang, dan pembiayaan konsumen. Kegiatan usaha Perusahaan dibagi menjadi tiga divisi, yaitu sewa (menyediakan layanan pembiayaan dalam pengadaan barang modal seperti fasilitas dan peralatan produksi), anjak piutang (menyediakan jasa pembiayaan, yang akan membantu pengusaha untuk meningkatkan modal kerja) dan pembiayaan konsumen (menyediakan jasa pembiayaan barang-barang konsumen)

Sejarah Perseroan

Sejarah Perseroan

PT Danasupra Erapacific Tbk (Perseroan) adalah Perusahaan Publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan kode transaksi (DEFI). Perseroan didirikan pada tahun 1994, berdasarkan Akta Notaris Elliza, SH No. 65 tanggal 11 Nopember 1994 dan telah memperoleh status hukum dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-1.101.HT.01.01 Th.95 tanggal 25 Januari 1995 dan diumumkan dalam Berita Negara RI No. 15 tertanggal 22 Februari 2000, Tambahan No. 913

Sebagai Perseroan yang bergerak di bidang pembiayaan, kegiatan usaha Perseroan meliputi

  • Sewa Guna Usaha dalam bentuk pengadaan barang modal bagi penyewa guna usaha, baik dengan maupun tanpa hak opsi atas barang tersebut;
  • Anjak Piutang yang dilakukan dengan bentuk pembelian atau pengalihan piutang/tagihan jangka pendek dari transaksi perdagangan dalam dan luar negeri, dan penatausahaan penjualan kredit serta penagihan piutang Perseroan lain;
  • Pembiayaan Konsumen yang dilakukan dalam bentuk penyediaan dana bagi konsumen untuk pembelian barang yang pembayarannya dilakukan secara angsuran atau secara berkala oleh konsumen.

Perseroan telah memperoleh ijin sebagai Perusahaan Pembiayaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. 439/KMK.017/1995 tanggal 14 September 1995. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1995.

Pada tahun 2000 Perseroan melakukan Pendaftaran Emisi Efek kepada Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) sehubungan dengan penawaran umum 5.000.000 saham kepada masyarakat dengan nilai nominal Rp. 500 per saham.

Pernyataan ini telah menjadi efektif berdasarkan surat Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) No. S-768/PM/2000 tanggal 8 April 2000.

Akta Pendirian Perseroan tersebut diubah dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham kepada masyarakat berdasarkan Akta No. 12 tanggal 18 Januari 2000 dibuat di hadapan Refizal, SH , notaris di Jakarta dan telah memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui surat Keputusan No. C-1248.HT.01.04 Th. 2000 tanggal 3 Februari 2000, serta telah diumumkan dalam Berita Negara RI No. 99 tanggal 12 Desember 2000, Tambahan No. 7586.

Perubahan tersebut antara lain merubah nama PT. Danasupra Erapacific menjadi PT. Danasupra Erapacific Tbk.

Penawaran dan pencatatan saham dilakukan di bursa efek Surabaya efektif berdasarkan surat Ketua BAPEPAM No. S-768/PM/2000 tanggal 18 April 2000.

Efektif tanggal 6 Juli 2001, saham Perseroan juga dicatatkan di Bursa Efek Jakarta (Bursa Efek Indonesia).

Sehubungan dengan penyesuaian terhadap UU No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Anggaran Dasar Perseroan juga telah disesuaikan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 54 tertanggal 19 Juni 2008 yang dibuat oleh Notaris Marina Soewana, SH. Perubahan tersebut telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-33658.AH.01.02 tahun 2009 tertanggal 17 Juli 2009 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tertanggal 24 Mei 2011 No. 41 Tambahan No. 13600.

Visi dan Misi

Visi dan Misi

Visi Perseroan

menjadi lembaga pembiayaan terbaik

 

Misi Perseroan

membantu meningkatkan perekonomian dalam bentuk penyediaan dana untuk penambahan modal kerja, investasi dan pembiayaan konsumen

Nilai-Nilai Perusahaan

Nilai-Nilai Perusahaan

Nilai-nilai utama adalah prinsip-prinsip dasar perusahaan yang menjadi landasan moral dalam bekerja, berpola pikir, berkomunikasi dan bertindak, yang harus ditaati, dihayati, dilaksanakan serta diyakini oleh seluruh karyawan selama bekerja di PT Danasupra Erapacific Tbk.

Nilai-Nilai Utama tersebut adalah:

  1. Kejujuran
  2. Kemitraan
  3. Keadilan
  4. Saling Menghormati
  5. Menjaga Reputasi Perusahaan
Kegiatan Usaha Perusahaan

Kegiatan Usaha Perseroan

Operasi Perseroan

Pada tahun 2013 pertumbuhan pembiayaan nasional di bawah 10%, hal ini meleset dari target Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) yang berharap bisa tumbuh 10%.

Bila tahun 2012 merupakan tahun konsolidasi dengan focus pada efisiensi, maka tahun 2013 adalah langkah awal tahun perkembangan Perseroan, dimana secara total pembiayaan Perseroan tumbuh sebesar 8,5%, yang disebabkan kenaikan pembiayaan konsumen.

Anjak Piutang

Anjak Piutang adalah pembiayaan dalam bentuk pembelian dan atau pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dalam dan luar negeri. Usaha ini ditujukan untuk memperoleh sumber pembiayaan alternatif di luar sektor perbankan.

Sebagian besar modal kegiatan usaha Perseroan digunakan untuk Anjak Piutang yaitu per 31 Desember 2013 sebesar Rp. 17.456.250.000,- atau 37.38% dari total aset.

Mengingat kegiatan ini merupakan pembiayaan dalam bentuk pembelian dan atau pengalihan piutang suatu perusahaan dari transaksi perdagangan, maka manajemen melaksanakan anjak piutang secara selektif dengan memperhatikan jenis, ukuran/proporsi dan sumber tagihan vendor/nasabah serta analisis proses bisnis yang bersangkutan.

Sewa Guna Usaha

Perseroan tidak melakukan bisnis pembiayaan sewa guna usaha.

Pembiayaan Konsumen

Menurut Gabungan Industri kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada tahun 2013 penjualan mobil mencapai angka 1.229.903 unit, di atas target penjualan Gaikindo sebesar 1.1 juta unit.

Pada tahun 2013 kinerja Perseroan pada pembiayaan konsumen khususnya kendaraan roda empat meningkat dengan signifikan. Pembiayaan konsumen tumbuh 186.5% dari tahun 2012, dimana selain pembiayaan kendaraan roda empat, Perseroan juga membiayai kredit kepemilikan rumah.

Analisa Kinerja Usaha

Aset

Perseroan mencatat kenaikan total aset sebesar 3,68% di tahun 2013, yakni dari Rp. 45,05 milyar pada tahun 2012 menjadi Rp. 46,70 milyar di tahun 2013. Peningkatan ini terutama terjadi karena kenaikan piutang Pembiayaan Konsumen sebesar Rp. 1,56 milyar (168.49%) dan kenaikan pada pos penempatan (investasi) jangka pendek sebesar Rp. 6,99 milyar (44.66%) di tahun 2013.

Liabilitas

Total liabilitas di tahun 2013 mengalami penurunan sebesar 16.2% (Rp. 0,478 milyar) dibandingkan posisi pada akhir tahun 2012 (Rp. 0,571 milyar). Penurunan ini terjadi terutama karena adanya penurunan sebesar Rp. 0.220 milyar (71.24%) di utang lain-lain.

Ekuitas

Jumlah ekuitas Perseroan di tahun 2013 mengalami kenaikan sebesar 3,93% karena adanya kenaikan sebesar Rp. 0,25 milyar (16.13%) pada saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya dan kenaikan sebesar Rp. 1,50 milyar (16,07%) pada saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya.

Pendapatan

Total pendapatan di tahun 2013 mengalami penurunan sebesar 3.11% dibanding perolehan pada tahun 2012, yaitu dari Rp. 4,61 milyar menjadi Rp. 4,47 milyar yang disebabkan karena penurunan pendapatan lain-lain sebesar 11,71%. Namun pendapatan Perseroan atas pembiayaan konsumen (Neto) meningkat pada tahun 2013 sebesar 495,97%.

Beban

Beban perseroan turun di tahun 2013 menjadi sebesar Rp. 2,32 milyar dibanding Rp. 2,74 milyar pada tahun 2012, atau terjadi penurunan sebesar 15,43%. Penurunan ini terutama terjadi karena adanya penurunan di pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai sebesar 97,06% atau dari Rp. 0.73 milyar menjadi Rp. 0,02 milyar. Sementara beban gaji dan tunjangan karyawan mengalami kenaikan sebesar 9.69%.

Laba Sebelum Beban Pajak

Perseroan membukukan laba sebelum beban pajak sebesar Rp. 2,15 milyar di tahun 2013, atau naik sebesar 14,92% dibanding posisi pada tahun 2012 sebesar Rp. 1,87 milyar.

Laba Tahun Berjalan

Laba tahun berjalan yang diperoleh perseroan di tahun 2013 mengalami peningkatan sebesar 14.45%, naik dari Rp. 1,67 milyar pada tahun 2012 menjadi Rp. 1,92 milyar di tahun 2013.

Arus Kas

Kas Neto yang diperoleh dari aktivitas operasi mengalami penurunan sebesar Rp. 1.439 milyar di tahun 2013.

Kas Neto yang digunakan untuk Aktivitas Investasi di tahun 2013 lebih kecil dibanding pada tahun 2012 yakni dari Rp. 0.25 milyar menjadi minus Rp. 7 milyar. Hal ini digunakan untuk penempatan jangka pendek sebesar Rp. 7 milyar.

Kas Neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan mengalami penurunan minus Rp. 0.168 milyar di tahun 2013. Penurunan ini karena pembayaran dividen tunai tahun 2013.

Kemampuan Membayar Utang

Perseroan memiliki komitmen untuk menjaga kondisi likuiditasnya mengingat kegiatan operasional sebagai perusahaan pembiayaan sangat ditentukan oleh ketersediaan dana yang memadai sesuai dengan ekspansi yang dilakukan.

Sumber utama pendanaan perseroan masih berupa modal sendiri. Perseroan tidak mempunyai hutang bank.

Tingkat Kolektibilitas Piutang

Per 31 Desember 2013, komposisi piutang pembiayaan konsumen (bruto) adalah sebagai berikut:

  • Kategori tidak ada tunggakan sebesar 91.67%.
  • Kategori tunggakan 1-30 hari sebesar 8.33%.
  • Tidak ada tunggakan di atas 30 hari.

Strategi Perseroan

Di tahun 2013, Perseroan menerapkan strategi baru yang merupakan kesinambungan dari tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2012, setiap langkah dan kebijakan perseroan bertumpu pada prinsip efisiensi. Di tahun 2013, Perseroan menerapkan prinsip efektivitas dan efisiensi. Perseroan menerapkan manajemen risiko yang sangat ketat dalam setiap tindakannya, yang ditujukan untuk memperkokoh fondasi penjualan dan pertumbuhan laba yang kuat di masa depan. Penerapan strategi baru ini akan terus berlanjut untuk memastikan bahwa seluruh system akan berjalan secara lebih efisien sehingga mampu memberikan nilai lebih bagi konsumen dan perseroan.

Memperkuat Struktur Organisasi

Perseroan akan memfokuskan diri pada penguatan struktur organisasi, terutama dalam hal pemasaran, pinjaman dan penagihan. Secara berkala Perseroan akan melakukan penilaian dan pengukuran terhadap target dan mekanisme pengendalian pada ketiga area tersebut, dan juga pada area Iainnya. Hasil yang diperoleh akan menunjukkan seberapa fokus manajemen risiko yang dilakukan Perseroan.

Menjaga Hubungan Baik Dengan Semua Mitra Bisnis

Kepercayaan dan hubungan baik dengan semua mitra usaha yang selama ini telah terpelihara balk adalah salah satu faktor pendukung kesuksesan Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan akan berupaya mempertahankan kepercayaan tersebut dan terus membina hubungan balk dengan semua mitra usaha, demi kepuasan semua pihak.

Meningkatkan Sumber Daya Manusia

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) adalah salah satu faktor utama yang mendukung kesuksesan Perseroan. Oleh karena itu Perseroan percaya bahwa berinvestasi untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas akan sangat membantu pencapaian tujuan Perseroan.

Meningkatkan Produktivitas dan Efektivitas

Dalam rangka memberikan hasil yang optimal kepada seluruh stakeholder, Perseroan berkomitmen untuk terus melakukan efektivitas serta meningkatkan produktivitas untuk hasil yang optimal. Guna mencapai tujuan tersebut, setiap proses dan kegiatan yang berlangsung dalam Perseroan, akan didorong untuk memperhatikan 3 (tiga) hal pokok yakni efektivitas, kontrol yang optimal, serta senantiasa bertumpu pada kepuasan konsumen.

Meningkatkan Infrastruktur

Infrastruktur merupakan salah satu faktor penting serta mendukung kesuksesan perseroan. Oleh karena itu, perseroan berupaya untuk menyempurnakan infrastruktur dan sistem, antara lain dengan meningkatkan otomatisasi, mengurangi kontrol manual, serta memperbaharui dan menyempurnakan sistem yang ada.

Target

Berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan industri pembiayaan serta perkembangan penjualan kendaraan bermotor, di tahun 2014 Perseroan akan mengupayakan dapat tumbuh di kisaran angka 10 persen.

Anggaran Dasar Perseroan

Anggaran Dasar Perseroan

Anggaran dasar menetapkan wewenang, tugas dan tanggung jawab, serta mekanisme struktural untuk mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan Direksi dan Komisaris. Anggaran dasar juga menetapkan hubungan kerja antara dewan komisaris san direksi sesuai dengan undang-undang perseroan terbatas No.40/2007 dan undang-undang pasar modal No.8/1995, dan berdasarkan peraturan BAPEPAM-LK dan PPATK.

Pemegang Saham Perusahaan

Pemegang Saham

Rincian pemegang saham Perseroan Per 31 Desember 2013 sebagai berikut:

Struktur Organisasi

Struktur Organisasi Perseroan

Dewan Komisaris

Dewan Komisaris

Dewan Komisaris adalah badan non-eksekutif yang mewakili pemegang saham yang bertugas untuk melakukan pengawasan atas kebijakan dan kinerja operasional pada umumnya, balk mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan, Dewan Komisaris juga bertugas memberikan saran dan arahan kepada Direksi terkait manajemen, memastikan pelaksanaan CGC sesuai dengan rambu-rambu yang telah ditetapkan serta memberikan persetujuan atas laporan tahunan dari Direksi sebelum disampaikan kepada Pemegang Saham.

Untuk menjalankan tugasnya, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit yang secara rutin memberikan laporan kepada Dewan Komisaris mengenai kinerja Perseroan.

 

Eko Hartono

Presiden Komisaris

Warga Negara Indonesia lahir di Jakarta, pada tahun 1960. Eko Hartono meraih gelar sarjana Keguruan Bahasa Inggris di IKIP Rawamangun Jakarta pada tahun 1984, Master Educational Management dari Simon Fraser University Vancouver, Kanada pada tahun 1987. Beliau mengambil program S3 dari Teknologi Edukasi IKIP Rawamangun Jakarta pada tahun 1988, dan meraih Master Human Resource Management dari IBM Jayakarta, Jakarta pada tahun. Eko bekerja di Universitas Terbuka Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Direktur Divisi Gudang dan Distribusi (1984 - 1994). Menjabat sebagai HR dan GA Manager di PT. Cikarang Listrindo (1994 - 1996), HR dan GA Manager di PT. Sony Indonesia (1996), Direktur Human Resource di Hotel Borobudur Inter-Continental Jakarta (1997 - 2000), Vice Presiden di PT. Yokogawa Indonesia (Japanese Multinational Company, 2001 - 2004), sebagai Direktur di PT. Anugerah Buana Raya (2005 - 2007), sebagai Direktur di PT. Delta Mandiri Sentosa (2007 - 2009), dan terakhir menjabat sebagai Head of Strategic Partnership di PT. Kresna Graha Securindo Tbk (2009 - sekarang).

 

Yugi Prayanto

Komisaris Independen


Warga Negara Indonesia lahir di Palembang pada tahun 1967. Lulus dari Houston University, Texas (Bachelor of Science Business & Commerce) pada tahun 1988, belajar di Massachusetts Institute of Technology (MIT) Sloan of Management, "Management Program" Cambridge, Massachusetts 2011. Mengikuti Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) National Resilience Institute Of Republic of Indonesia dan Eksekutif Program pada Tsinghua University School of Management, Beijing, China pada tahun 2012. Menjabat sebagai Vice President PT. Equity Development Securities - Stock Broker, Fund Manager and underwriter (1999 - 2001), Direktur Marketing di PT. Asuransi Dayin Mitra Tbk (2001 - 2005), Vice chairman PT. Asuransi Dayin Mitra Tbk (2005 - sekarang), sebagai Presiden Direktur PT. Sinar Mitra Karsa (2005 - sekarang), Vice Chairman PT. Indonesia Prima Property (Juni 2010 - sekarang) dan sebagai Advisor di PT. Bukit Baiduri Energy (Mahakam Coal Mining) (2012 - sekarang).

Dewan Direksi

Dewan Direksi

Perseroan dipimpin dan dikelola oleh Dewan Direksi. Direksi memegang kekuasaan eksekutif, berada di dalam pengawasan Dewan Komisaris. Tugas direksi adalah bertanggung jawab untuk melaksanakan dan mengontrol operasional Perseroan sehari-hari sesuai dengan Anggaran Dasar dan Keputusan RUPS. Dalam menjalankan tugasnya, Direksi harus menjunjung tinggi prinsip-prinsip GCG Perseroan.

 

Odang Muchtar

Presiden Direktur

Warga Negara Indonesia lahir di Ketapang pada tahun 1945. Lulus Sekolah Tinggi Administrasi Negara (LAN) Jakarta pada tahun 1975. Memulai kariernya sebagai Kepala Perwakilan DJS di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta (1972 - 1977), sebagai Direktur Muda Perum Astek sampai dengan tahun (1977 -1994). Sampai dengan tahun 1999 menjabat sebagai Kakanwil Jamsostek Jawa Timur, Bali, NTB, NTT dan Timor Timur. Tahun 2008 sampai 2011 sebagai Presiden Direktur PT. Asuransi Jiwa Kresna.

 

Euodia Dewayanti

Direktur

Warga Negara Indonesia lahir di Semarang pada tahun 1964. Lulusan Fakultas Teknologi Pangan dan Gizi di Institut Pertanian Bogor tahun 1987. pernah belajar di Institut Bisnis Indonesia tahun 1989 -1990, mengikuti program pendidikan pasar modal tahun 2000.

Memulai karirnya di PT. Indofood Interna Corporate dari tahun 1987 – 1994, dengan jabatan terakhir sebagai Manager Food Flavor Scientist, sebagai direktur keuangan di PT. Prima Cipta Graha Sentosa (1994 – 2005), sebagai Presiden Direktur PT. Pentamuda Grahasarana (1999 – 2009), sebagai Komisaris Utama PT. Primacipta Graha Sentosa (2005 – sekarang), sebagai Komisaris Utama PT. Prima Cipta Sarana Jaya (2010 – sekarang).

Komite Audit

Komite Audit

Komite Audit adalah komite yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. Tugas utama Komite Audit adalah untuk membantu Dewan Komisaris dalam memastikan berjalannya dan terpeliharanya praktek Tata Kelola Perusahaan dan pengawasan Perseroan yang memadai.

Pada tahun 2013, Komite Audit terdiri dari Yugi Prayanto (Komisaris Independen), Dian Sandrawaty Tjachjadi (anggota) dan Haryono (anggota). Tugas utama Komite Audit adalah membantu Dewan Komisaris dalam tugas pengawasan dan pemantauan terhadap system kendali internal Perseroan.

Yugi Prayanto

Komisaris Independen


Warga Negara Indonesia lahir di Palembang pada tahun 1967. Lulus dari Houston University, Texas (Bachelor of Science Business & Commerce) pada tahun 1988, belajar di Massachusetts Institute of Technology (MIT) Sloan of Management, "Management Program" Cambridge, Massachusetts 2011. Mengikuti Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) National Resilience Institute Of Republic of Indonesia dan Eksekutif Program pada Tsinghua University School of Management, Beijing, China pada tahun 2012. Menjabat sebagai Vice President PT. Equity Development Securities - Stock Broker, Fund Manager and underwriter (1999 - 2001), Direktur Marketing di PT. Asuransi Dayin Mitra Tbk (2001 - 2005), Vice chairman PT. Asuransi Dayin Mitra Tbk (2005 - sekarang), sebagai Presiden Direktur PT. Sinar Mitra Karsa (2005 - sekarang), Vice Chairman PT. Indonesia Prima Property (Juni 2010 - sekarang) dan sebagai Advisor di PT. Bukit Baiduri Energy (Mahakam Coal Mining) (2012 - sekarang).

Dian Sandrawaty Tjachjadi

Anggota

Warga Negara Indonesia lahir di Banjar tahun 1949, lulus Sarjana Akuntansi, Universitas Tarumanegara Jakarta. Menjabat sebagai koordinator konsultan KAP Drs. Johan, Malonda & rekan (1983 - 1989); sebagai asisten manager QA dan internal audit, bagian pembelian (1995 - 1998), kordinator gudang (1998 - 2003), asisten manager dan GA (2003 - 2006) di PT. Cikarang Listrindo.

Haryono

Anggota

Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta tahun 1961, lulus Sarjana Akuntansi STIE "YAI" Jakarta. Menjabat sebagai Accounting Supervisor di PT. Suhasjaya (1985 - 1987), sebagai Accounting Manager di PT Beringin Sentosa (1987 - 1990), sebagai Division Head Finance, Accounting dan Investment di PT. AJ Bumi Asih Jaya (1990 - 2012).

Sekretaris Perseroan

Sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam peraturan No.IX.I.4, Lampiran keputusan ketua BAPEPAM-LK No.Kep63/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 tentang pembentukan Sekretaris Perseroan, berdasarkan surat Keputusan Direksi Perseroan No. 001/SK/DIR/VII/2010 tanggal 14 Juli 2010, Perseroan telah menunjuk Euodia Dewajanti sebagai Sekretaris Perseroan yang menjalankan tugas-tugas Sekretaris Perseroan, sebagaimana diatur dalam ketentuan tersebut di atas.

Euodia Dewayanti

Direktur

Warga Negara Indonesia lahir di Semarang pada tahun 1964. Lulusan Fakultas Teknologi Pangan dan Gizi di Institut Pertanian Bogor tahun 1987. pernah belajar di Institut Bisnis Indonesia tahun 1989 -1990, mengikuti program pendidikan pasar modal tahun 2000.

Memulai karirnya di PT. Indofood Interna Corporate dari tahun 1987 – 1994, dengan jabatan terakhir sebagai Manager Food Flavor Scientist, sebagai direktur keuangan di PT. Prima Cipta Graha Sentosa (1994 – 2005), sebagai Presiden Direktur PT. Pentamuda Grahasarana (1999 – 2009), sebagai Komisaris Utama PT. Primacipta Graha Sentosa (2005 – sekarang), sebagai Komisaris Utama PT. Prima Cipta Sarana Jaya (2010 – sekarang).

Internal Audit

Divisi Internal Audit adalah posisi yang berada di bawah Direksi dan dapat berkomunikasi langsung dengan Dewan Komisaris mengenai hal-hal yang terkait audit di Perseroan. Internal Audit dipimpin oleh seorang kepala internal audit yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama berdasarkan rekomendasi Dewan komisaris. Tugas dan tanggung jawab divisi internal audit adalah memastikan dan meyakinkan bahwa segala kegiatan operasional Perseroan telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan, kebijakan dan prosedur Perseroan yang berlaku.

Divisi Internal Audit dikepalai oleh Valens T. Kantawiria dengan dasar penunjukan Surat Keputusan Direksi No. 002/SK/DIR/VI/2013.

Valens T. Kantawiria

Kepala Divisi

Warga Negara Indonesia yang lahir di Bandung tahun 1964 dan meraih gelar MSc di bidang Computer Engineering di Case Western Reserve University, Cleveland, Ohio Amerika Serikat pada tahun 1990. Berpengalaman bekerja di berbagai perusahaan nasional, antara lain sebagai General Manager IT di PT. Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR, 2004 - 2008).